
Berpikir Kritis adalah "ketetapan
yang hati-hati dan tidak tergesa-gesa untuk apakah kita sebaiknya menerima, menolak atau
menangguhkan penilaian terhadap suatu pernyataan, dan
tingkat kepercayaan dengan mana kita menerima atau menolaknya."
dari Critical Thinking oleh Moore dan Parker
STRATEGI MEMBACA KRITIS
Tanyakan pertanyaan-pertanyaan berikut pada dirimu
sendiri:
- Apa topiknya?
- Kesimpulan apa yang diambil oleh penulis tentang topik
tersebut?
- Alasan-alasan apa yang dikemukan penulis yang membuatnya
percaya?
- Hati-hati dengan alasan yang tidak obyektif (misalnya:
alasan kasihan, ketakutan, penyalahgunaan statisktik, dll) yang dapat menipu pembaca.
- Apakah penulis menggunakan fakta atau opini?
- Fakta dapat dibuktikan.
- Opini tidak dapat dibuktikan dan mungkin tidak memiliki
dasar yang kuat.
- Apakah penulis menggunakan kata-kata netral atau emosional?
- Pembaca kritis melihat di balik kata-kata untuk mengetahui
apakah alasan-alasannya jelas.
Karakteristik Pemikir Kritis
- Mereka jujur terhadap diri sendiri.
- Mereka melawan manipulasi.
- Mereka mengatasi kebingungan.
- Mereka bertanya.
- Mereka mendasarkan penilaiannya pada bukti.
- Mereka mencari hubungan antar topik.
- Mereka bebas secara intelektual.
Materi diadaptasi dari:
Ruggiero, Vincent Ryan. Critical Thinking
Bila kamu punya pendapat
atau tips dalam membangun pola pikir kritis, silakan mengisikannya lewat form
interaktif di bawah ini.
Surabaya, 4 Maret 2000
[ Pedoman &
Strategi Belajar ] |